[Terlengkap] Doa Ketika Menerima Zakat Maal dan Zakat Fitrah Beserta Artinya

Doa Menerima Zakat – Seperti yang kita ketahui didalam agama Islam terdapat 5 rukun islam yang harus dijalankan oleh semua umat muslim diseluruh dunia. Salah satu dari kelima rukum islam tersebut adalah zakat. Zakat adalah harta tertentu yang wajib dikeluarkan oleh semua umat islam (yang mampu) kepada golongan atau umat yang berhak (kurang mampu). Zakat biasanya diberikan pada saat menjelang hari raya idul fitri. Terdapat dua jenis zakat yaitu zakat fitrah dan zakat maal. Doa ketika menerima zakat maal dan zakat fitrahpun tertera dalam syariat islam.

Zakat Fitrah dan Zakat Mal
Zakat Fitrah dan Zakat Mal

Doa tersebut wajib dilafalkan oleh orang yang menerima zakat fitrah dan maal. Biasanya ada perantara yang mengumpulkan zakat tersebut sebelum dibagikan untuk umat dhuafa atau yang kurang mampu. Penasaran? Langsung saja menyimak uraian dibawah ini mengenai doa doa ketika menerima zakat.

Doa Ketika Menerima Zakat Maal dan Zakat Fitrah

Seperti penjelasan yang sudah dijelaskan diatas, dibawah ini akan dijelaskan doa ketika menerima zakat maal dan fitrah lengkap beserta arab dan latinnya.

Doa Arab

آجَرَكَ اللهُ فِيْمَا اَعْطَيْتَ، وَبَارَكَ فِيْمَا اَبْقَيْتَ وَجَعَلَهُ لَكَ طَهُوْرًا

Doa Latin

Aajarokallaahu Fiimaa A’thoita Wabaaroka Fiimaa Abqoita Waja’alahu Laka Thohuuron

Artinya


“Semoga Allah memberikan pahala kepadamu pada barang yang engkau berikan (zakatkan) dan semoga Allah memberkahimu dalam harta-harta yang masih engkau sisakan dan semoga pula menjadikannya sebagai pembersih (dosa) bagimu”

Dapat kita lihat bahwa doa diatas mengandung arti yang sangat baik. Arti di dalam doa tersebut dapat disingkat permintaan terimakasih kepada pihak atau umat muslim yang sudah bersedekah memberikan zakat kepada umat yang kurang mampu.

Dari penjelasan arti diatas juga dapat ditarik kesimpulan bahwa melakukan zakat dapat digunakan sebagai pembersih dosa. Selain itu zakat dimaksutkan juga untuk mensejahterakan umat islam yang kurang mampu. Zakat tidak hanya berbentuk uang namun juga berbentuk beras. Beras yang dizakatkan adalah beras yang anda konsumsi sehari hari.

Siapa Orang yang berhak menerima Zakat ?

Pastinya anda bertanya tanya mengapa zakat hanya dilakukan sebelum hari raya idul fitri tiba bukan? Hal ini dikarenakan idul fitri merupakan hari raya nya umat islam, jadi setiap umat islam berhak bersuka cita menyambut hari raya tersebut. Seperti kita ketahui bahwa ada sebagian orang yang tidak memiliki kemampuan untuk makan yang enak ataupun membeli baju untuk hari raya. Maka dari itu islam mewajibkan zakat bagi orang yang mampu untuk membantu umat islam lain yang kekurangan.

Ada beberapa kriteria penerima zakat, yaitu :

    1. Fakir
      Kita pasti sering menyimpulkan fakir dan miskin adalah hal yang sama. Namun pada kenyataannya tanggapan anda salah. Fakir adalah golongan orang yang tidak memiliki harta benda sehingga wajib mendapatkan zakat.
    2. Miskin
      Jika miskin adalah orang yang kurang mampu. Seseorang yang miskin memiliki penghasilan namun penghasilannya tidak mencukupi kebutuhan hidup sehari hari.
    3. Riqab
      Riqab adalah budak dan hamba sahaya. Riqab wajib diberikan zakat karena tidak mampu mencukupi kebutuhan hidupnya.
    4. Gharim
      Gharim adalah orang yang kesuliatan memenuhi kebutuhan hidup dikarenakan terlilit hutang.
    5. Ibnu sabil
      Ibnu sabil sering disebut dengan musafir. Musafir adalah orang yang sedang menempuh perjalanan lebih dari 81 kilometer.
    6. Mualaf
      Seperti yang kita tahu bahwa mualaf adalah orang yang belum lama memeluk agama islam.

Selain ke enam golongan yang wajib mendapatkan zakat masih ada dua golongan lagi yang wajib mendapatkan zaakat yaitu fisabilillah dan amil zakat. Penjelasan tentang doa ketika menerima zakat maal dan zakat fitrah semoga dapat menambah wawasan Anda.