Doa Minta Kematian Ketika Sakit Atau Terkena Musibah

Doa Minta Kematian – Sakit memang bukan hal yang mengenakan. Terlebih jika hanya bisa tergeletak di atas kasur. Tidak bisa melakukan apa –  apa. Atau harus merepotkan orang rumah untuk merawat. Selain tidak bisa banyak melakukan aktivitas, pekerjaan menjadi menumpuk, bahkan untuk  berjalan saja tidak mampu. Namun memang, sakit merupakan cara allah swt untuk menggugurkan dosa – dosa baik kecil atau besar. Wallahualam.

Doa Minta Kematian Ketika Sakit

Sebagai umat islam, kita harus pecaya bahwa setiap yang lahir pasti akan mati. Namun setiap manusia memiliki waktunya sendiri – sendiri dalam menjalani kehidupan. Termasuk hidup dan mati yang telah sedemikian rupa allah swt kehendaki. Bahwa manusia dan alam semesta dunia adalah milik allah dan tidak ada yang bisa menandinginya.

Termasuk jika anda beri sakit, sehat, musibah, dan rasa sedih. Itu datangnya dari Allah SWT untuk menguji hambanya agar tetap taat kepada – Nya. Namun, bagi sebagian orang justru tidak kuat dan malah berdoa minta kematian ketika sakit atau terkena musibah. Hal ini sangat tidak dibenarkan didalam islam karena hal itu sama saja melanggar aturan yang telah ditetapkan Allah SWT.

Seperti yang telah dikatakan rasulullah SAW bahwa  :

Laa yatamanan akhadukul mauta walaa yad’ubihi min kobli an ya’tiyahu innahu idzaa maata ikhakum inkoto’a ‘alamuhu wainnahu laa yaziidul mu’mina ‘umruhu illaa khoiroon

Artinya : “ Janganlah seseorang mengharapkan kematian dan janganlah dia berdoa untuk mati sebelum datang waktunya. Karena orang yang mati itu amalnya akan terputus, sedangkan umur seorang mukmin tidak akan bertambah melainkan menambah kebaikan. ”

Barang siapa berdoa minta kematian ketika sakit atau terkena musibah tentu merupakan doa yang buruk. Seharusnya kita sebagai umat islam berdoa yang baik – baik untuk dipermudah segala urusan dan diberi ketahan dan jalan supaya dapat melalui musibah yang sedang menimpa diri kita. Bukan malah mencoba mengakhiri hidup dengan cara yang tidak allah swt ridhoi.

Seperti yang sudah dijelaskan oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Ustaimin rahimahullah bahwa ,

والنهي هنا للتحريم؛ لأن تمني الموت فيه شيء من عدم الرضا بقضاء الله، والمؤمن يجب عليه الصبر 

Artinya : “ Larangan di sini adalah haram(bukan makruh, pent), karena berangan-angan agar mati adalah perbuatan tidak ridha dengan takdir Allah. Seorang mukmin wajib bersabar dengan takdir Allah. “

Adapun doa yang lebih diterima dibandingkan hanya meminta kematian saja, yaitu berdoa seperti berikut ini

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

لَا يَتَمَنَّيَنَّ أَحَدُكُمْ الْمَوْتَ لِضُرٍّ نَزَلَ بِهِ فَإِنْ كَانَ لَا بُدَّ مُتَمَنِّيًا فَلْيَقُلْ

Laa yatamannayanna akhadukum ilmauta lidhorrin najalabihi fain kaana laa budda mutamanniyaan falyakul

Artinya : “ Janganlah seseorang di antara kalian mengharapkan kematian karena tertimpa kesengsaraan. Kalaupun terpaksa ia mengharapkannya, maka hendaknya dia berdoa,

اللَّهُمَّ أَحْيِنِي مَا كَانَتْ الْحَيَاةُ خَيْرًا لِي وَتَوَفَّنِي إِذَا كَانَتْ الْوَفَاةُ خَيْرًا لِي

Artinya : “ Ya Allah, berilah aku kehidupan apabila kehidupan tersebut memang lebih baik bagiku dan matikanlah aku apabila kematian tersebut memang lebih baik untukku. “

Hukum Doa Meminta Kematian

Menurut Ustadz Abdul Shomad, Lc. MA

Menurut Buya Yahya

Menurut Ustadz Syafiq Riza Basalamah

Demikian penjelasan mengenai doa yang bisa diamalkan dalam kehidupan sehari – hari. Bahwa tidak ada kematian yang baik selain kehendak dari allah swt. Dan janganlah sekali – kali berdoa minta kematian ketika sakit atau terkena musibah karena hal tersebut sama sekali tidak dibenarkan dan tidak di ridhoi oleh allah swt.