Doa Nabi Adam As dan Siti Hawa Memohon Ampunan Kepada Allah SWT

Doa Nabi Adam As dan Siti Hawa – Dalam kisahnya, Nabi Adam As dan Siti Hawa telah tinggal di syurga Allah SWT. Disana mereka dibebaskan untuk menikmati segala sesuatu yang allah izinkan. Memakan berbagai macam makanan dan sebagainya. Kecuali ada larangan allah yang harus mereka taati untuk menjauhi buah dari pohon tertentu. Namun, karena godaan iblis mereka tetap kesana dan melanggar ketentuan Allah SWT. Ini merupakan bentuk godaan iblis yang menuntun adam untuk mendekati pohon itu. Sehingga, adam mendapatkan hukuman yang berat. Menahan godaan merupakan ujian yang berat yang harus ditempuh oleh adam saat itu. Namun adam tidak berhasil menepisnya. Dan atas perbuatannya itu, adam harus menerima konsekuensinya.

Doa Nabi Adam As dan Siti Hawa

Diturunkanlah Adam ke bumi oleh Allah swt sebagai balasan karena ia sudah melanggar ketentuan Allah. Tidak hanya itu saja, adam juga harus rela berpisah dengan hawa selama 300 tahun lamanya. Hukuman allah ini membuat adam jera, dan lalu memohon ampun kepada allah meminta ampunan. Berdoa untuk bertaubat tidak akan mengulangi kesalahan atau melanggar apa – apa yang telah ditetapkan oleh allah swt. Adam mengakui bahwa kesalahan yang dia perbuat adalah fatal yang membuat dirinya menjadi rugi.

Doa Nabi Adam As dan Siti Hawa Dalam Bahasa Arab, Latin dan Terjemahannya

Sepanjang hari Adam memohon ampun kepada Allah supaya diampuni kesalahannya dan agar dapat dipertemukan kembali dengan hawa. Selama 300 tahun adam berusaha dan berdoa kepada allah untuk dapat dipertemukan kembali dengan Hawa. Berikut Doa Nabi Adam Asdan Siti Hawa memohon ampunan kepada Allah SWT yang sebenarnya sudah tertulis dalam Al-Qur’an Alquran Surat Al A’raf ayat 23 :

Doa Nabi Adam AS dan Siti Hawa

Rabbanaa zholamnaa anfusanaa wa illam tagfirlanaa watarhamnaa lanakuunanna minal khaasiriin.

Artinya :

“Ya Tuhan kami, kami telah menzhalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi. ”

Setelah lamanya adam memohon ampunan, maka benarlah Allah mengampuni kesalahan (dosa besar) nya itu. Namun hal tersebut tidak membuat Adam dan Hawa diangkat kembali ke dalam syurga Allah SWT. Hal ini dimaksudkan agar Adam dan Hawa selalu mengingat bahwa apa yang dilarang itu memang betul dilarang dan terdapat balasan atas perbuatan yang telah mereka lakukan. Sekecil apapun kesalahan dan sebesar apapun kesalahan itu, akan selalu memiliki balasan yang setimpal.

Ketentraman hati adam mulai bangkit karena ampunan yang diberikan oleh Allah SWT. Namun ada konsekuensi yang harus diterima oleh Adam dan Hawa. Dengan tidak kembalinya Adam dan Hawa ke syurga adalah sebagai sebaik – baiknya pelajaran, dan untuk memulai kehidupan baru untuk terus berharap ridho Allah. Dimana mereka tidak bisa menikmati kenikmatan – kenikmatan dengan mudah. Melainkan harus melalui usaha dan terus berdoa kepada Allah SWT.

Kisah Doa Nabi Adam Asdan Siti Hawa memohon ampunan kepada Allah SWT saat dikeluarkan dari syurga telah mengajarkan kita untuk tidak melakukan ketentuan yang telah digariskan. Dan jangan pernah berhenti berharap kepada Allah SWT. Tidak berhenti berusaha dan berperilaku baik, menjauhi semua larangan Allah SWT. Dan sesungguhnya yang berputus asa itu adalah godaan iblis itu sendiri. Tidak mudah untuk mendapat keberkahan kecuali kita terus bersyukur dengan apa yang sudah kita miliki. Memperbaki kesalahan, terus menjadi pribadi yang menebar kebaikan. Bukan menjadi orang yang merugi dengan melanggar ketentuan- ketentuan yang sudah Allah SWT tetapkan.