Doa Nabi Ibrahim Ketika Dilempar Ke Api Tidak Mempan

Doa Nabi Ibrahim Ketika Dilempar Ke Api – Nabi Ibrahim a.s merupakan bapak seluruh nabi, mungkin hal tersebut sudah Anda ketahui sebagai seorang muslim sejati. Kisahnya pun tidak hanya terlepas dari awal mula adanya perintah berkurban, seperti kisah beliau yang diperintah Allah SWT untuk menyembelih anaknya (Nabi Ismail a.s).

Namun, sesaat diganti oleh Allah dengan seekor kambing. Sejak saat itu, muncullah perintah Allah tentang anjuran berkurban bagi yang mampu. Tahukah Anda bahwa kisah lainnya yakni berkaitan dengan saat dimana beliau akan dibakar oleh Raja Namrud. Ketika itu Nabi Ibrahim tidak merasakan panasnya api yang membakar tubuhnya. Lantas amalan seperti apa yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim sebenarnya? Simak penjelasan terkait doa Nabi Ibrahim ketika dilempar api tidak mempan berikut ini.

Doa Nabi Ibrahim Ketika Dibakar Api

Doa Nabi Ibrahim Waktu Dibakar Raja Namrud

Umat Islam secara keseluruhan tentu sudah tidak asing dengan kisah beliau. Diceritakan dalam Al-Quran bahwa saat itu umat beliau masih menyembah Tuhan selain Allah (berhala), termasuk di dalamnya adalah ayah beliau. Memang tidak banyak diceritakan kisah beliau ketika masih bayi, namun singkat cerita semua umatnya memang tidak mau untuk diajak mengesakan Allah SWT bukan patung dan berhala yang mereka buat sendiri.

Hal tersebut membuat Raja Namrud bin Kan’an, seorang raja yang memerintah di negeri tersebut untuk menangkap Nabi Ibrahim. Ia memerintahkah pengikutnya untuk membuat bangunan tinggi yang nantinya di dalamnya akan dimasukkan Nabi Ibrahim untuk dibakar hidup-hidup.

Hal tersebut berkaitan erat dengan tindakan yang Nabi Ibrahim a.s sebelumnya, yakni menghancurkan berhala sesembahan mereka. Oleh sebab itu, hal tersebut memancing emosi para penyembah berhala. Saat itu juga, beliau hanya pasrah meminta perlindungan dari Allah SWT. Beliau seraya berdoa seperti doa yang akan dibahas berikut ini.

حَسْبُنَااللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ

Hasbunallah wa ni’mal wakiil

Artinya:

“Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik pelindung”

Atas izin Allah SWT amalan doa Nabi Ibrahim ketika dilempar api tidak mempan tersebut berhasil menyelamatkan dirinya. Tubuhnya tidak erbakar sedikitpun oleh panasnya api yang berkobar-kobar. Sungguh Maha Besar Allah, Tuhan semesta alam.

Keutamaan Doa Nabi Ibrahim

Berdasarkan doa tersebut, kita semua tahu bahwa masih terdapat dzat yang maha tinggi ialah Allah SWT yang wajib kita imani. Tahukah Anda bahwa doa Nabi Ibrahim tersebut juga digunakan oleh Nabi Muhammad SAW ketika perang badar. Lantas apa sebenarnya keutamaan doa Nabi Ibrahim a.s tersebut?

  • Banyak sekali kandungan keutamaan doa nabi Ibrahim a.s tersebut. Sesuai dengan artinya yang menyebutkan bahwa cukup Allah sebagai pelindung dan sebaik-baik pelindung, tentu mempunyai esensi bahwa memang tidak ada yang dapat menandingi kekuatan Allah SWT, tuhan semesta alam.
  • Kedua, doa tersebut memberikan iddah bahwa yang pantas untuk disembah hanyalah Allah SWT bukan patung-patung dan berhala yang mereka buat sendiri. Dengan kata lain, doa tersebut juga menjadi dasar untuk mengesakan Allah.
  • Ketiga, doa tersebut memberikan ketenangan hati bagi siapa saja yang mengamalkannya. Doa tersebut seolah mengajarkan pada pengamalnya bahwa segala sesuatu sudah ditetapkan oleh Allah. Sebagai makhluknya kita diminta untuk senantiasa qanaah sembari menyerahkan semuanya pada sang pencipta, karena sebaik-baik skenario hanyalah milik Allah SWT.

Diantara beberapa amalan doa Nabi Ibrahim ketika dilempar api tidak mempan tersebut, terdapat banyak sekali hikmah yang bisa kita jadikan pembelajaran. Hal utama yang menjadi pedoman yakni bahwa seburuk-buruknya hal yang harus dilalui, cukup lah kita sabar dan meminta pertolongan kepada Allah. Dia lah sebaik-baik pelindung dan Dia lah dzat yang Maha Tinggi. Semoga bermanfaat.