fbpx
Beranda / Bacaan Doa / Ketahuilah Doa Para Nabi Yang Tidak Bisa Di Tiru Oleh Manusia Biasa

Ketahuilah Doa Para Nabi Yang Tidak Bisa Di Tiru Oleh Manusia Biasa

Doa Para Nabi Yang Tidak Bisa Di Tiru – Nabi adalah manusia yang menerima wahyu dari Allah mengenai ketauhidan. Para manusia pilihan Allah ini tentu memiliki sifat yang baik karena dipercaya mengemban amanat dari-Nya. Cerita mengenai para nabi ini ada beberapa yang diabadikan dalam Kitab suci Al-Quran.

Doa Para Nabi Yang Tidak Bisa Di Tiru

Tak jarang doa-doa para nabi dijadikan sebagai amalan doa kita ketika memohon sesuatu. Misalkan doa nabi Yunus yang memohonkan ampunan dari Allah karena beliau telah meninggalkan umatnya seringkali digunakan untuk dzikir setelah sholat. Doa tersebut tercantum dalam Qur’an Surat Al-Anbiya ayat 87 yang berbunyi:

لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ

سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Artinya:

“…Tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau (Ya Allah), Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk di antara orang-orang yang berbuat zalim/aniaya”.(QS Al-Anbiya:87) 

Doa para nabi yang difirmankan oleh Allah SubhanAllahu Wa Ta’ala cukup banyak dan diantaranya ada doa para nabi yang tidak bisa di tiru oleh manusia lainnya. Alasan doa tersebut tidak dapat diamalkan yaitu doa tersebut bagian dari mukjizat dari Allah. Selain nabi dan Rosul tidak ada manusia biasa lainnya yang mendapat mukjizat dari Allah. Untuk mengetahui lebih lengkap mengenai doa-doa tersebut, simak informasi berikut.

Ketahuilah Doa Para Nabi Yang Tidak Bisa Di Tiru Oleh Manusia Biasa

Ada beberapa doa yang memang khusus dikabulkan oleh Allahuntuk para Nabi dan Rosul sebagai mukjizat. Berikut doa para nabi yang tidak bisa di tiru oleh manusia lainnya:

Doa Nabi Isa ‘Alaihis Shalatu Wassalam

Nabi Isa ‘Alaihis Shalatu Wassalam pernah memohon kepada Allah SubhanAllahu Wa Ta’ala untuk menurunkan hidangan dari langit. Hal ini difirmankan dalam Al-Qur’an yaitu:

قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ

اللَّهُمَّ رَبَّنَا أَنْزِلْ عَلَيْنَا

مَائِدَةً مِنَ السَّمَاءِ تَكُونُ لَنَا

عِيدًا لِأَوَّلِنَا وَآَخِرِنَا وَآَيَةً مِنْكَ

Artinya:

“Ya Allah, turunkan untuk kami hidangan dari langit, yang hari turunnya akan menjadi hari raya bagi kami yaitu orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau,” (QS. Al-Maidah: 114). 

Doa Nabi Musa ‘Alaihis Shalatu Wassalam

Nabi Musa ‘Alaihis Shalatu Wassalam pernah memohon kepada Allah agar bisa melihat-Nya. Doa Nabi Musa as diceritakan dalam Al-Qur’an,

قَالَ رَبِّ أَرِنِي أَنْظُرْ إِلَيْكَ

قَالَ لَنْ تَرَانِي وَلَكِنِ انْظُرْ

إِلَى الْجَبَلِ فَإِنِ اسْتَقَرَّ مَكَانَهُ

فَسَوْفَ تَرَانِي فَلَمَّا تَجَلَّى رَبُّهُ لِلْجَبَلِ

جَعَلَهُ دَكًّا وَخَرَّ مُوسَى صَعِقًا

Artinya:

“Ya Tuhanku, nampakkanlah (diri Engkau) kepadaku agar aku dapat melihat kepada Engkau.” Allahberfirman, “Kamu sekali-kali tidak sanggup melihat-Ku, tapi lihatlah ke bukit itu, maka jika ia tetap di tempatnya (sebagai sediakala) niscaya kamu dapat melihat-Ku.” Tatkala Tuhannya menampakkan diri kepada gunung itu, dijadikannya gunung itu hancur luluh dan Musa pun jatuh pingsan,” (QS. Al-A’raf: 143).

Doa Nabi Ibrahim ‘Alaihis Shalatu Wassalam

Doa Nabi Ibrahim ‘Alaihis Shalatu Wassalam pada waktu itu adalah meminta kepada Allah untuk menghidupkan makhluk yang telah mati. Cerita ini tercantum dalam Al-Qur’an,

وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ رَبِّ أَرِنِي

كَيْفَ تُحْيِي الْمَوْتَى

قَالَ أَوَلَمْ تُؤْمِنْ

قَالَ بَلَى وَلَكِنْ لِيَطْمَئِنَّ قَلْبِ

Artinya:

“Ya Tuhanku, perlihatkanlah kepadaku bagaimana Engkau menghidupkan orang-orang mati.” Allahberfirman, “Belum yakinkah kamu?” Ibrahim menjawab, “Aku telah meyakinkannya, akan tetapi agar hatiku tetap mantap (dengan imanku),” (QS. Al-Baqarah: 260).

Itulah doa para nabi yang tidak bisa di tiru oleh manusia lainnya. Doa para nabi tersebut merupakan mukjizat yang diberikan oleh Allah khusus untuk manusia-manusia pilihan-Nya. Semoga informasi di atas bermanfaat.

Tinggalkan komentar