Doa Niat Memandikan Jenazah Laki-laki dan Perempuan Lengkap beserta Terjemahannya

1 min read

Doa Niat Memandikan Jenazah – Salah satu kewajiban seorang muslim kepada muslim lainnya adalah mengurus jenazah. Dalam mengurus jenazah, salah satu prosesi yang harus dilakukan adalah memandikan jenazah tersebut. Memandikan jenazah, menurut jumhur ulama, hukumnya adalah fardhu kifayah. Artinya, setiap muslim yang berada di sekeliling si mayit berkewajiban untuk memandikan jenazah tersebut. Namun, jika sudah ada yang melakukannya, maka kewajiban ini akan gugur bagi muslim yang lainnya.

Doa Memandikan Jenazah Laki-Laki dan Perempuan

Meski begitu, memandikan jenazah tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang. Hanya orang-orang yang memenuhi syarat-syarat seperti baligh, berakal, shalih dan dapat dipercaya yang dapat melakukannya. Hal tersebut dimaksudkan untuk menutupi keburukan atau aib si mayit yang dapat terkuak ketika sedang dimandikan, dan cukup hal-hal baik dari almarhum yang disiarkan kepada umum. Selain itu, pengurus jenazah juga disyaratkan untuk membaca Doa niat memandikan jenazah laki-laki dan perempuan lengkap sebagaimana akan dibahas di bawah ini.

Doa Niat Memandikan Jenazah Laki-laki dan Perempuan Lengkap

Sebelum memulai prosesi memandikan jenazah, salah satu syarat yang harus dilakukan adalah membaca niat. Adapun doa niat yang dilafalkan berbeda antara jenazah laki-laki dan perempuan. Berikut adalah doa niat memandikan jenazah laki-laki:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ اَدَاءً عَنْ هذَاالْمَيِّتِ ِللهِ تَعَالَى

(NawaitulGhuslaAdaa’an ‘An Haa-DzalMayyitiLillaahiTa’aala)

Artinya: “Saya niat memandikan untuk memenuhi kewajiban dari mayit (laki-laki) ini karena Allah Ta’ala”.

Sedangkan untuk jenazah perempuan, terdapat sedikit perbedaan. Berikut adalah doa niat memandikan jenazah perempuan beserta artinya:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ اَدَاءً عَنْ هذِهِ الْمَيِّتَةِ ِللهِ تَعَالَى

(NawaitulGhuslaAdaa’an ‘An Haa-DzihilMayyitatiLillaahiTa’aala)

Artinya: “Saya niat memandikan untuk memenuhi kewajiban dari mayit (perempuan) ini karena Allah Ta’ala”.

Nah, itulah tadi doa niat memandikan jenazah laki-laki dan perempuan lengkap yang perlu dibaca oleh seorang muslim ketika akan memandikan jenazah. Selain bacaan niat, ada hal lain yang perlu diperhatikan ketika akan memandikan jenazah. Jika jenazah tersebut berjenis kelamin laki-laki, maka yang memandikan juga harus laki-laki, terutama dari pihak keluarga.

Namun apabila dari pihak keluarga tidak ada laki-laki yang bisa atau memiliki kemampuan untuk melakukannya, maka tugas tersebut bisa dialihkan kepada laki-laki lain yang bisa dan mampu. Dan jika tidak ada laki-laki lain yang bisa, barulah istri dan mahram-mahram dari jenazah laki-laki tersebut diperbolehkan untuk memandikan jenazah.

Mahram untuk jenazah laki-laki di antaranya adalah ibu, anak perempuan, saudara perempuan, nenek, bibi dari pihak ibu dan ayah, dan anak perempuan dari saudara laki-laki maupun perempuan (keponakan).

Begitu juga apabila jenazah berjenis kelamin perempuan, maka yang diutamakan untuk memandikan adalah sesama perempuan dari pihak keluarga. Jika dari pihak keluarga tidak ada yang bisa atau mampu, maka tugas memandikan jenazah boleh dialihkan kepada perempuan lain yang bisa dan memiliki kemampuan dalam memandikan jenazah.

Dan apabila tidak ada perempuan lain yang bisa dan mampu, barulah sang suami dan mahram-mahram dari almarhumah diperbolehkan untuk memandikan si mayit. Mahram untuk jenazah perempuan di antaranya adalah ayah, anak laki-laki, saudara laki-laki, anak laki-laki saudara (keponakan), paman (baik dari pihak ayah maupun ibu).

Itulah tadi pembahasan mengenai doa niat memandikan jenazah laki-laki dan perempuan lengkap beserta terjemahannya. Semoga artikel ini dapat menjadi manfaat bagi Anda. Aamiin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *