Doa Niat Tayammum Dan Tata Cara Bertayamum Lengkap

Doa Niat Tayammum – Islam tidak pernah menyulitkan umatnya dalam melaksanakan ibadah. Salah satu contohnya dalam hal menyucikan diri. Sebelum melaksanakan ibadah sholat, setiap muslim diwajibkan berwudhu. Proses berwudhu merupakan cara menyucikan diri dengan menggunakan air. Lalu, bagaimana jika air tidak ada atau anda menderita penyakit yang mengharuskan anda menghindari air? Tentu berwudhu menjadi hal yang sulit dilakukan. Dalam kondisi seperti itu, Islam mengajarkan untuk bersuci dengan tayammum.

Doa Niat Tayammum

Pengertian tayammum yaitu bersuci dari hadast kecil maupun hadast besar menggunakan debu, tanah atau permukaan bumi lainnya yang suci dan bersih. Cara bersuci dengan tayammum boleh dilakukan apabila di tempat tersebut tidak tersedia air dan oleh orang sakit yang jika terkena air penyakitnya bertambah parah. Bacaan niat tayamum bagi orang sakit maupun kesulitan mendapat air sama saja. Simak informasi berikut mengenai doa niat tayammum dan tata cara bertayamum lengkap.

Doa Niat Tayammum Dan Tata Cara Bertayamum Lengkap

Berikut doa niat tayamum dan tata cara bertayamum yang diajarkan oleh Rosullulloh Shallallahu ‘alaihi was sallam:

Mengucapkan niat

Di sunahkan sebelum berniat mengucapkan basmallah. Bacaan niat tayamum yang diajarkan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi was sallam:

نَوَيْتُ التَّيَمُّمَ لِاِسْتِبَاحَةِ الصَّلاَةِ فَرْضً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitut tayammuma li-istibahatis sholaati fardhal lillaahi ta’aalaa

Artinya: “Sengaja aku  bertayamum untuk melakukan sholat, fardhu karena Allah Ta’ala”

Menggunakan Tanah Di Permukaan Bumi Atau Debu

Langkah bertayammun ini dijelaskan dalam suatu hadits yang artinya:

Rasulullah shallallahu ‘alaihi was sallam mengutusku untuk suatu keperluan, kemudian aku mengalami junub dan aku tidak menemukan air. Maka aku berguling-guling di tanah sebagaimana layaknya hewan yang berguling-guling di tanah. Kemudian aku ceritakan hal tersebut kepada Nabi shallallahu ‘alaihi was sallam. Lantas beliau mengatakan, “Sesungguhnya cukuplah engkau melakukannya seperti ini”. Seraya beliau memukulkan telapak tangannya ke permukaan bumi sekali pukulan lalu meniupnya. Kemudian beliau mengusap punggung telapak tangan (kanan)nya dengan tangan kirinya dan mengusap punggung telapak tangan (kiri)nya dengan tangan kanannya, lalu beliau mengusap wajahnya dengan kedua tangannya. (HR. Bukhori no. 347 dan Muslim no. 368)

Memukulkan kedua telapak tangan

Dari hadits tersebut disimpulkan tata cara bertayamum dilakukan dengan memukulkan kedua telapak tangan ke permukaan bumi atau debu di dinding kemudian meniupnya. Tujuannya agar debu atau tanah yang menempel di telapak tangan tidak terlalu tebal.

Selanjutnya menyapu kedua punggung telapak tangan dan wajah

Dijelaskan juga dalam riwayat Bukhori:

وَمَسَحَ وَجْهَهُ وَكَفَّيْهِ وَاحِدَةً

Artinya : Dan beliau mengusap wajahnya dan kedua telapak tangannya dengan sekali usapan”.

Langkah berikutnya yaitu menyapu kedua punggung telapak tangan saling bergantian. Di sunahkan mendahulukan anggota tubuh sebelah kanan daripada kiri. Lalu menyapu wajah menggunakan telapak tangan. Semua usapan dilakukan sekali, dan bagian tangan yang diusap dari telapak tangan hingga pergelangan tangan saja artinya tidak seperti berwudhu menggunakan air yang sampai siku.

Setelah Selesai Bertayamum

Setelah selesai melakukan bertayamum, di sunahkan membaca dua kalimat syahadat. Bersuci dengan tayamum juga bisa batal sama halnya berwudhu pada umumnya. Hal yang membatalkannya yaitu semua hal yang membatalkan wudhu, ada air tapi lebih memilih tayamum, murtad atau keluar dari agama Islam.

Demikian informasi mengenai doa niat tayammum dan tata cara bertayamum lengkapsesuai ajaran Rosullulloh Shallallahu ‘alaihi was sallam. Semoga informasi di atas dapat memberikan manfaat.