Teks Bacaan Surat Al Qari’ah (Hari Kiamat) Arab Latin Indonesia dan Arti Terjemahannya

4 min read

Teks Bacaan Surat Al Qari’ah – Surat Al Qari’ah yang artinya adalah ‘’hari kiamat ‘’merupakan  surat ke 101 di dalam Al Quran. Surat yang terdiri dari 11 ayat ini termasuk ke dalam surat Makkiyah karena diturunkan di kota Makkah. Surat Al Qari’ah memiliki bacaan ayat Al Quran dengan 1 ruku’ yang berada di jus 30. Nama Al Qari’ah diambil dari sebuah kata yang terdapat di dalam surat ini yaitu Al Qari’ah yang artinya adalah guncangan atau gembarakan. Namun dalam surat ini digunakan untuk menggambarkan bagaimana hari kiamat tersebut.

Teks Bacaan Surat Al Qari’ah (Hari Kiamat) Arab Latin Indonesia dan Arti Terjemahannya
Teks Bacaan Surat Al Qari’ah (Hari Kiamat) Arab Latin Indonesia dan Arti Terjemahannya

Serupa dengan surat Al Quran yang lain, Surat Al Qari’ah ini juga mengandung banyak sekali keutamaan yang patut untuk diteladani. Untuk lebih jelasnya, berikut kami ulas mengenai asbabun nuzul, kandungan, dan fadhillah dari Surat Al Qari’ah ini.

 

Asbabun Nuzul Surat Al Qari’ah

Salah satu alasan atau latar belakang diturunkannya Surat Al Qari’ah adalah untuk mengingatkan manusia mengenai kepastian akan datangnya hari kiamat. Selain itu, Allah SWT juga menganjurkan manusia agar selalu beramal baik untuk menjadi bekal ketika di akhirat kelak.

Al Qariah menjadi salah satu nama dari hari kiamat. Selain menjadi nama, Surat Al Qari’ah juga menjelaskan mengenai kedahsyatan dari fenomena hari kiamat tersebut. Berdasarkan ilmu yang dipelajari manusia, terjadinya kehidupan di bumi karena adanya bantuan matahari dan ari sebagai sumber kehidupan. Namun ketika hari kiamat kelak terjadi alam semesta termasuk langit dengan segala isinya akan hancur dengan seketika.

Maka dari itu, Allah SWT memperingatkan seluruh umatnya agar mempersiapkan diri dalam menghadapi hari penghancuran tersebut. Sebagai umat muslim kita diperingatkan agar selalu siap dalam menghadapi hari tersebut karena waktu terjadinya hari kiamat menjadi rahasia Allah SWT, sehingga dapat datang sewaktu-waktu.

 

Kandungan Surat Al Qari’ah

  • Kandungan yang terdapat di dalam ayat pertama surat ini adalah penjelasan mengenai kebenaran akan datangnya hari kiamat suatu hari nanti jika Allah SWT telah memutuskan waktunya.
  • Setelah diberikan berita mengenai akan datangnya hari kehancuran tersebut, Allah SWT kemudian menerangkan mengenai fenomena dn bencana yang akan terjadi di dalam ayat 4 dan 5. Dalam kedua ayat tersebut dijelaskan bahwa pada hari itu manusia akan serupa dengan laron yang berhamburan, gunung yang kokoh akan bertaburan, dan air laut akan meluap
  • Setelah dimatikan pada hari kiamat tersebut, semua orang termasuk orang yang beriman akan dibangkitkan kembali untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dalam masa ini, manusia akan mengalami tiga masa yaitu yaumul ba’as, yaumul mahsyar, dan yaumul jaza’.
  • Untuk ayat selanjutnya yaitu 7-9, Allah SWT menjelaskan mengenai orang-orang beriman yang akan menerima buku catatannya menggunakan tangan kanan sedangkan orang kufur dari tangan kirinya
  • Kandungan yang terdapat di dalam dua ayat terakhir yaitu balasan bagi orang yang kufur adalah neraka hawiyah dengan apinya yang sangat panas.

 

Fadhilah Surat Al Qari’ah

  1. Diberatkan timbangan baiknya

Allah SWT menjanjikan kepada siapa saja yang membaca Surat Al Qari’ah ini akan diberatkan timbangan baiknya.

  1. Dimudahkan rejekinya

Selain ditambahkan timbangan baiknya, Allah SWT juga akan mempermudah jalannya dalam mencari rejeki. Caranya yaitu dengan berupasa sunah selama tujuh hari dan membaca Surat Al Qari’ah sebanyak 11 kali setelah selesai sholat.

 

Teks Bacaan Surat Al Qariah dan Arti Terjemahannya

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

اَلْقَارِعَةُۙ

al-qāri’ah

Hari Kiamat,

مَا الْقَارِعَةُ ۚ

mal-qāri’ah

Apakah hari Kiamat itu?

وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا الْقَارِعَةُ ۗ

wa mā adrāka mal-qāri’ah

Dan tahukah kamu apakah hari Kiamat itu?

يَوْمَ يَكُوْنُ النَّاسُ كَالْفَرَاشِ الْمَبْثُوْثِۙ

yauma yakụnun-nāsu kal-farāsyil-mabṡụṡ

Pada hari itu manusia seperti laron yang beterbangan,

وَتَكُوْنُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ الْمَنْفُوْشِۗ

wa takụnul-jibālu kal-‘ihnil-manfụsy

dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan.

فَاَمَّا مَنْ ثَقُلَتْ مَوَازِينُهٗۙ

fa ammā man ṡaqulat mawāzīnuh

Maka adapun orang yang berat timbangan (kebaikan)nya,

فَهُوَ فِيْ عِيْشَةٍ رَّاضِيَةٍۗ

fa huwa fī ‘īsyatir rāḍiyah

maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan (senang).

وَاَمَّا مَنْ خَفَّتْ مَوَازِيْنُهٗۙ

wa ammā man khaffat mawāzīnuh

Dan adapun orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya,

فَاُمُّهُ هَاوِيَةٌ ۗ

fa ummuhụ hāwiyah

maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah.

وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا هِيَهْۗ

wa mā adrāka mā hiyah

Dan tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu?

نَارٌ حَامِيَةٌ

nārun ḥāmiyah

(Yaitu) api yang sangat panas.

 

Tafsir Surat Al Qari’ah Menurut Al-Jalalayn

  1. (Hari kiamat) dinamakan Al-Qaari’ah karena kengerian-kengerian yang terjadi di dalamnya sangat menggentarkan kalbu.
  2. (Apakah hari kiamat itu?) ungkapan ini menggambarkan tentang kengeriannya; ayat yang pertama dan ayat yang kedua merupakan Mubtada dan Khabarnya.
  3. (Tahukah kamu) atau apakah kamu tahu (apakah hari kiamat itu?) ungkapan ayat ini menambah kengerian yang terdapat di hari kiamat. Lafal Maa yang pertama adalah Mubtada sedangkan lafal sesudahnya yaitu lafal Adraaka merupakan Khabarnya; dan Maa yang kedua berikut Khabarnya berkedudukan sebagai Maf’ul kedua dari lafal Adraa.
  4. (Pada hari itu) dinashabkan oleh lafal yang disimpulkan dari pengertian yang terkandung di dalam lafal Al-Qaari’ah yakni lafal Taqra’u, artinya pada hari yang menggentarkan itu (manusia adalah seperti anai-anai yang dihambur-hamburkan) atau seakan-akan belalang-belalang yang dihambur-hamburkan; sebagian di antaranya terbang beriring-iringan dengan yang lainnya secara semrawut. Demikian itu karena mereka dalam keadaan kebingungan, hal ini terus berlangsung hingga mereka dipanggil untuk menjalani perhitungan amal perbuatan.
  5. (Dan gunung-gunung adalah seperti bulu yang dihambur-hamburkan) atau bagaikan wool yang terhambur-hamburkan, karena ringannya, sehingga jatuh kembali rata dengan tanah.
  6. (Dan adapun orang yang berat timbangannya) artinya amal kebaikannya lebih berat daripada amal keburukannya.
  7. (Maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan) yaitu berada di dalam surga; atau dengan kata lain kehidupan yang diterimanya itu sangat memuaskannya.
  8. (Dan adapun orang yang ringan timbangannya) artinya amal keburukannya lebih berat daripada amal kebaikannya.
  9. (Maka tempat kembalinya) yaitu tempat tinggalnya (adalah neraka Haawiyah.)
  10. (Dan tahukah kamu, apakah Haawiyah itu?) atau apakah neraka Haawiyah itu?
  11. Neraka Haawiyah itu adalah (api yang sangat panas) yang panasnya luar biasa; huruf Ha yang terdapat pada lafal Hiyah adalah Ha Sakat, baik dalam keadaan Washal ataupun Waqaf tetap dibaca. Tetapi menurut suatu qiraat tidak dibaca bila dalam keadaan Washal.

 

Download Murottall Surat Al Qari’ah MP3

Download Surat Al-Qariah MP3 Abdul Basith As Shamad

Download

Download Surat Al-Qariah MP3 Abdullah Al  Mathrud

Download

Download Surat Al-Qariah MP3 Abdurrahman As Sudais

Download

Download Surat Al-Qariah MP3 Abu Bakar Asy Syathiri

Download

Download Surat Al-Qariah MP3 Ahmad Saud

Download

Download Surat Al-Qariah MP3 Hani Ar Rifai

Download

Download Surat Al-Qariah MP3 Mishary Rasyid

Download

Download Surat Al-Qariah MP3 Muhammad Ayyub

Download

Download Surat Al-Qariah MP3 Muhammad Thaha Al Junayd

Download

Download Surat Al-Qariah MP3 Murottall Anak Ahmad Misbahy

Download

Download Surat Al-Qariah MP3 Muzammil Hasballah

Download

Download Surat Al-Qariah MP3 Nabil Ar Rifai

Download

Download Surat Al-Qariah MP3 Nassir Al Qatamy

Download

Download Surat Al-Qariah MP3 Saad Al Ghamidy

Download

Download Surat Al-Qariah MP3 Ziyad Patel

Download

Demikian ulasan lengkap mengenai Surat Al Qari’ah yang meliputi kisah asbabun nuzul, kandungan, dan fadhilahnya. Semoga artikel ini bermanfaat, terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *